Save Water Drink Beer

Tenang, saya masih ingat daratan. Toh yang gratis cuma es teh dan kawannya. Lagi saya juga masih perhatian akan halal haram :)

Comments [0]

Siapa Memotret Siapa

Ruang kelas memang kadang menjadi rimba, apalagi kala tak ada penguasa, semuanya berjalan sesukanya, berekspresi sesuai yang digandrunginya, entah foto, atau bergaya. Eh sama saja, ya?

Comments [0]

Boleh Ngupil Lho...

Mengerjakan soal memang bikin riweuh, apalagi jika buntu, bingung, lantas linglung. Padahal sudah kerap tanya ke sini dan kesitu, ujung-ujungnya paling garuk-garuk kepala. Eh, tapi ini beda, mengupil sebagai pelampiasan, konon lebih nyaman.

Comments [0]

Tentang Si Anu yang Begitu

Jangan salahkan orang kalau aib kian cepat meyebar. Informasi sekarang bergerak cepat, melesat layaknya kilat, bahkan yang masih tersimpan rapat selama ada saksi yang melihat, dan sialnya memiliki ingatan kuat, niscaya teman dan kerabat bisa tahu. Bahan acuan bisa dari mana saja, curi dengar, curi pandang, rahasia yang gagal diemban, sampai dari hasil sadapan media sosial, semuanya sama berbahaya.

Tentang orang lain memang selalu menarik dan menggelitik, apalagi menyoal sahabat karib atau lingkungan sekitar, nyaris tak ada titik buta, dan kita sebagai warga verbal tahu betul bagaimana menyulapnya menjadi hiburan, biar kadang bikin kesal. Isu dan fakta kadang disamarkan bedanya, dipelintir sana-sini dan diberi berbagai bumbu penyedap agar nikmat disimak.

Saya juga kerap ngomongin orang kok, tentang siapa yang riwil, sulit menjaga kelakuan, atau sekadar mencari bahan pembicaraan, yah memang kadang berpotensi amat sangat menurunkan nilai kawan (atau lawan) yang dipergunjingkan. Tapi saya ini pengecut, beraninya di belakang, nggak berani terus terang kecuali sudah keterlaluan.

Yah, walaupun cuma iseng guyon toh ada batasnya, menjaga perasaan korban dengan tidak mengarahkan apalagi dengan jelas-jelas menunjukkan. Hendaknya dijaga, toh kita sendiri nggak enak juga kan kalau dijadikan bahan pembicaraan? Eh atau malah bangga?

Comments [4]

Ruang Kelas

Sunyi, hanya satu manusia di sudut, itupun entah apa yang dilakukan, mencari jawaban, atau larut dalam lamunan, semuanya bias.

Sent from my Windows Mobile® device.
Powered by Sinyal Kuat Indosat.

Comments [0]

Sikat Baju

Harganya tiga ribu, jarang digunakan, seperti baru.

Sent from my Windows Mobile® device.
Powered by Sinyal Kuat Indosat.

Filed under  //   baju   murmer   sikat  

Comments [0]

Sungai

Eh atau lebih patut disebut kali? Gambaran saya sedari kecil sungai adalah tempat air jernih mengalir dengan kehidupan di dalamnya, tempat mandi orang dan hewan gembala.

Saluran air ini seingat saya 8 tahun yang lalu belum meninggi, ketika itu saya masih SD. Sekarang ketika saya SMA permukaan air semakin menggila, entah apa kabar rumah yang berada di bawahnya ketika hujan melanda. Saya lihat di sampingnya banyak lumpur dan sampah mengendap, mungkin sudah tiba waktunya untuk dikeruk, semoga segera.

Sent from my Windows Mobile® device.
Powered by Sinyal Kuat Indosat.

Filed under  //   jakarta   kali   sampah   sungai  

Comments [0]

Meja Kerja

Ada alat kerja sekolah, dari pen sampai kuas, penggaris dan pelengkap lainnya, sampai air merah manis pelepas dahaga, sirup cocopandan, eh atau rasa prambors? Saya lupa.

Sent from my Windows Mobile® device.
Powered by Sinyal Kuat Indosat.

Filed under  //   belajar   meja   tugas  

Comments [0]

Suatu Sore

Di lantai 4 rumah susun, di depan laptop ada 5 lelaki bersembunyi di belakang tirai, menikmati senja bersama, menatap gembira dan khusyuk pada layar yang bergerak.

Sent from my Windows Mobile® device.
Powered by Sinyal Kuat Indosat.

Filed under  //   rusun   sore  

Comments [0]

Sehabis Libur Lebaran

Sehabis libur lebaran selalu ada tradisi berkelilin sembari bermaafan, entah sukarela atau dengan paksa, semua kembali kepada yang berbicara dan menerima, yang jelas semoga ikhlas semua :)

Sent from my Windows Mobile® device.
Powered by Sinyal Kuat Indosat.

   

Comments [0]

About

#!